sadar akan hal-hal yang akan pergi.
hal yang sudah jelas tidak ada yang abadi di dunia.
hal yang sebenarnya bukan milik kita.
rasa itupun jua.
bagai meniti kaki di atas duri
meski disakiti berulang kali
senyum itu tetap terpatri
walau sengaja palsui hati dengan luaran yang begini
bagiku
selalu saja seperti ini.
selalu menjadi masalah bagi diri sendiri
kemana kaki kan melangkah lagi
sedang hati sudah tak mampu menjadi sandaran siapa-siapa
cinta saja tidak cukup
cinta saja tidak bisa memeberikan semua yang dibutuhkan jiwa
kemana?