selamat malam kau .
sapamu hanagat parau.. mendesah,
sangat indah, namun rupanya hanya mimpi..
seakan tuts piano kali ini,
sedikit sumbang,
gitarmu rupanya mulai sendu,
aku ucapkan malam..
padamu yang selalu merindukan dan sesok,
dan aku.. yang selalu merindukan engkau.
bukan dia!
hanya engkau,
engaku ,
engkau hanyalah kau !!
belum cukup,
kecupan sedikit supaya kuasa rindu bisa lenyap,
setidaknya mimpi.. selamat malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar